SEJARAH KEPEMIMPINAN DESA TONDOKERTO

Tondokerto adalah sebuah desa yang terletak 4 km disebelah barat jantung kecamatan jakenan yang memiliki batas-batas sebagai berikut :

1.Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Sembaturagung

2. Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Sarimulyo

3.Sebelah timur berbatasan dengan Desa Mantingan Tengah dan Puluhan Tengah

4.Sebelah barat berbatasan dengan Desa Tambahmulyo

Desa Tondokerto adalah perubahan dari Desa Tondowulan dengan surat keputusan bupati Pati atas pengajuan petinggi liwat seten jakenan nomor 141/169.PD/1950 oleh Bupati Pati yang bernama Raden Subiyanto dengan meliputi 3 dukuhan yaitu :

1.Dukuh Budengan

2 Dukuh Ketodo

3.Dukuh daulan

Berikut Nama-nama Pemimpin Desa Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati.

1. KI SASTRO SURATMAN

Pemimpin Desa Tondokerto masa pemerintahan Hindia Belanda dengan sebutan Demang yang saat itu masih bernama Desa Tondowulan. Memerintah sejak tahun 1908-1910 karna meninggal dunia akibat dibunuh oleh bangsa belanda. Dan diganti oleh orang tunjukan belanda.

2.PAWIRO DARMAN

Demang Pawiro Darman adalah seorang tunjukan Bangsa Belanda yang senantiasa harus selalu taat pada pemerintahan Belanda dan harus patuh segala perintahnya Demang ini politiknya baik dengan setor upeti pada Belanda yang atas dikasih jagung, yang bagus tapi yang tengah dikasih yang kecil-kecil. Lama kelamaan diketahui dan akhirnya dihukum, dan pada tahun 1917 dibuang kesuriname bersama-sama tawanan lainnya.

3. SETU

Atas kesepakatan rakyat Tondowulan dan pemerintahan Belanda Setu diangkat menjadi Demang. Setu ini salah satu Demang yang dipercaya Belanda untuk mengawasi,Karna kesetiaan Setu pada Belanda Setu diangkat sebagai Sinder Pemerintahan yaitu didaerah Cepu sehingga Setu beaerta keluarganya pindah ke Cepu. Kademangan kosong dan diisi oleh Raden Tumenggung Noto Wardoyo dengan sebutan kateker sampai tahun 1928.

4.KRT NOTO WARDOYO

Seorang keturunan Bangsawanyang ditunjuk oleh Pemerintah India Belanda dengan Persetujuan Punggowo Kabupaten Pati masa itu, Sebagai Demang Perwakilan atau Kateker Desa Tondowulan pada tahun 1925-1928 merangkap pemangku kawedanan atau juru tulis.

 

5. H. ABDUL KAHAR

Seorang pendatang dari lain Daerah, yaitu dari desa Karang Etan Balong dengan mengajarkan ilmu agama Islam di Desa Tondowulan, karna warga senantiasa mengabdi kemudian diangkat menjadi Petinggi. Nama petinggi peralihan dari Demang yang saat itu keadaan kerajaan dinyatakan bubar oleh Belanda dan diganti dengan sebutan Petinggi. Pada tahun 1928 Kahar resmi menjadi Petinggi Tondowulan sampai meninggal dunia tahun 1943.

6.NOTO HARYO

Dengan kalahnya Belanda dengan Jepang maka Belanda meninggalkan Nusantara dan Desa Tondowulan. Kekosongan itu masuklah tentara Jepang ke Nusantara sampai saat itulah dengan kekosongan pemerintahan di Desa Tondokerto Noto Haryo akhirnya menjabat petinggi Desa Tondowulan sampai 1948.

7. SARMAN SINGOREJO

Dengan adanya Desa siapan penataan setelah Merdeka maka serentak Desa diadakan pemilihan petinggi hingga disebut petinggi siapan dan petinggi Sarman Singorejo inilah yang memimpin Desa Tondowulan berganti Tondokerto 1950.Kepemimpinan Sarman Singorejo sampai tahun 1952.

8.SASTRODIHARJO SAIMIN

Kepemimpinan Sastrodiharjo Saimin dilengkapi pembantu dalam pemerintahan Desa kepemimpinan dibantu oleh carik, kamituo, bayan, modin, dan ladu.Ketika Orde baru diterpa G30SPKI/PKI pada tahun 1965 yang banyak menyeret punggawa desa dirombaklah pembantu atau punggawa Desa atau lebih jelasnya Pamong Desa.

9. Yamin (1988-1989)

Masa transisi Pemerintahan Desa dalam mengisi kelanjutan dengan dibentuk Pilkades maka Kepala Desa dijabat sementara oleh Yamin dari tahun 1988 selaku PJ.Kepala Desa sampai tahun 1989.

9.PRAMONO (1989-1998)

Kepala Desa Pramono mulai penyempurnaan pemerintahan Desa untuk melaksanakan Tri Logi pembangunan oleh Pemerintahan Orde Baru Kepala Desa Pramono hanya merombak Perangkat Desa tetapi tiga tahapan yaitu Kaur umum dari Sarwi  diganti Sukeri.Kesra dari ahmad Wiji diganti Kolip tahun 1990 dan Kaur Umum Jambari,S.Ag tahun 1998.

10.LEGIMAN (1998-2008)

 

Dengan Perda tahun 1998 Kepala Desa Pramono berakhir dan di ganti oleh Legiman dalam Pemerintahan Legiman mengangkat Perangkat Desa yang saat itu Kaur Keuangan Sakidin diganti oleh Mulyono dan Staf umum joko diganti oleh Subari, setelah berakhir karna perda tahun 2008 dalam masa itu pula Kades Legiman berhenti dan diadakan Pemilihan.

11. MAGI

Pada tahun 2008 diadakan pemilihan Kades Magi akhirnya menjadi Kepala Desa terpilih di Desa Tondokerto, Kepala Desa Magi terjadi Perubahan Perangkat Desa karna Perda yang saat itu Staf Kesra yang dijabat oleh Leginah diganti oleh Suwidi, dan Kasi Pembangunan yang dijabat oleh Sarimin diganti oleh Eka handayani. Pada tahun th 2014 Kepala Desa Magi berhenti dalam masa jabatan.

Akhirnya tahun 2014 saudara Magi, S.Pd.I maju kembali dalam pemilahan Kades dan terpilih untuk kedua kalinya sebagai Kepala Desa Tondokerto. Tahun 2016 banyak terjadi pergantian dan terbentuknya Bendahara Desa.pada tahun 2016 Kasi kesra yang dulunya dijabat oleh Kolip digantikan oleh M. Ali shofwan,Staf Umum yang dulunya dijabat oleh Subari digantikan oleh Eko Heri Siswoyo dan terbentuk pula Bendahara Desa dijabat oleh Ngatemi.Dan tqhun 2018 ada tiga pergantian Perangkat Desa yang Perda yaitu, Sekdes yang awalnya dijabat oleh Kusnadi diganti dengan Nurhadi, Kadus Muhadi diganti oleh Joko Sutrisno dan Kasi Pemerintahan Yamin digantikan oleh Daryanto. Dan saat ini Kepala Desa Magi, S.Pd.I masih menjabat sebagai Kepala Desa.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan